, , , ,

Bandung Memakan Sejarahnya

Share
Photobucket



Ketakutan saya menjadi, ketika pemandian Cihampelas kini rata dengan tanah. Saya selalu percaya, bahwa sebuah perbuatan yang menghasilkan karya, baik itu karya merusak maupun karya yang membangun, akan menjadi trigger untuk perbuatan selanjutnya. Simpelnya, mirip dengan karma.

Bukan karena masalah spiritualitas. Ini adalah logis. ketika kita berkarya, kita menemukan level pemikiran utuh pada karya tersebut. Apalagi jika karya itu menjadi sebuah langkah besar hidup kita. Kengo Kuma pun berpaham bahwa karya nya adalah trigger untuk lingkungan sekitarnya. kita, adalah lingkungan kita, disadari ataupun tidak.

Pemandian Cihampelas memang bermakna sejarah. Ini bukan cerita romantis tentang kehadirannya, tetapi lebih kepada keterkaitan terhadap sebuah sejarah besar kota Bandung yang pernah menjadi tolok ukur tata kota modern asia pada jamannya. Pemandian Cihampelas ini, walaupun memang tak tampak signifikan mempengaruhi ruang kota setelah tertutup oleh bangunan kampus besar di depannya, tetaplah berpengaruh pada pembentukan sejarah tata kota Bandung. Ia telah rata, rata dengan ambisi besar menciptakan sebuah wadah baru untuk stakeholder baru kota Bandung, para pendatang dan pemodal.

Sebuah rencana besar, dengan energi besar, kini tengah menggerus sejarah Bandung. Trigger berupa penghancuran pemandian Cihampelas kini benar-benar menyebar ke bangunan sejarah lainnya, Pemandian Centrum, dan bahkan beberapa bangunan tua di braga. Bangunan-bangunan yang terakhir disebut, masih sangat mempengaruhi shape ruang kota khas Parisj van Java. Saya khawatir, ini bukan masalah kerusakan bangunan yang menakuti kita, tapi rusaknya ruang-ruang kota yang berawal dari rusaknya shape ruang kota itu. Akhirnya, kerusakan ruang kota hanya akan merusak spora-spora aktivitas yang berusaha mencari makna di ruang kota itu.

Sebuah gerakan elegan selayaknya dihimpun. Bukan untuk melawan ambisi, tapi mengolah ambisi. Ambisi untuk mewadahi ego-ego stakeholder bandung yang ingin kenyamanan. Ambisi inilah yang bisa diolah dengan cara cerdas: Menggiring Stakeholder Bandung untuk Menghargai Sejarah Bandung!

Foto Cihampelas: by Agah Nugraha Muharam

5 komentar:

MYA mengatakan...

Jek, ini kolam renangnya org2 Belanda jaman dulu itu bukan?

Private! mengatakan...

yoi mee... rata dengan tanah.. uhuy.. dulu gw di tengah2 situ (sekarang jadi tanah) pernah tenggelem...wkwkwkwkwk

si anis mengatakan...

foto pas masa kejayaannya ada gak jek? jadi penasaran...btw, gw lbh suka cihampelas jaman dulu dibanding skrg. gw berasanya cihampelas dulu lebih meriah suasana belanjanya hehe..eh tp ciwalk juga oke sih hehe

Private! mengatakan...

ada nis.. lagi gw cari di gudang :D

MYA mengatakan...

iya bahkan yg lama bgt ada kok poto2nya, gw pernah liat dmana ya.. londo2 pake baju renang jadul gitu hhee..