Tiap kali sehabis membaca bukunya Dan Brown, saya kembali terkagum-kagum dengan "bisa-bisanya" penulis ini membawa saya tenggelam dalam tulisannya. Terutama, penuturannya tentang bangunan-bangunan tua yang dibumbui gosip-gosip konspirasi. Obyek-obyek arsitektur bisa jadi fiksi yang asyik begini ya, ternyata… hehehe… dulu sewaktu kuliah saya paling hobi baca tentang sejarah arsitektur, soalnya.
Hmm.. di antara banyak bangunan yang dibicarakan dalam buku barunya, The Lost Symbol, saya tertarik dengan sebuah Ruangan Terindah di Dunia, yaitu ruang baca utama Congress Library di Washington DC. Menurut Brown dalam novelnya itu, ruang baca di perpustakaan ini benar-benar memanjakan seluruh indera. Nah, siapa coba, yang nggak kepingin lihat?
Makanya buru-buru saya googling, congress library, cuma untuk melihat seperti apa sih ruang terindah itu? Dari gambar-gambar yang saya dapatkan, kelihatannya memang benar-benar bagus (mudah-mudahan Brown nggak lebay, ya :D). Dijelaskan, ruang baca utama itu diterangi dari 8 arah berbeda sehingga tidak ada bayangan/ruang gelap yang terjadi. Dia menambahkan keterangan lagi: hal itu pulalah yang membuat ruang ini seakan berkilauan. Ck..ck..ck..
Skala ruangnya yang besar banget, membuat kita merasa 'tak berarti'. Ada 8 kolom marmer cokelat dan merah yang juga berukuran "giant" menopang kubah. Kubah besarnya dilengkapi dengan kaca-kaca hias yang ikut memasukkan cahaya. Di bawah, meja-meja panjang tersusun persegi delapan dengan permukaan yang mengilap. Bukan cuma tampilannya yang cantik, tapi juga komplit, konon setiap hari koleksinya bertambah 10.000 barang. Buku-buku dan koleksi lainnya disimpan dalam rak yang, kalau digabungkan, panjangnya bisa mencapai 800 km. Rak-rak itu adanya di dalam balkon-balkon bertingkat 3 dengan detail cantik yang mengelilingi ruang.
Jadi, seperti itulah ruang terindah di dunia yang "menakjubkan" versi Dan Brown. Kalau ruang terindah di Indonesia, kira-kira ruang apa, ya?
4 komentar:
woww..beneran deh indah banget!!
tapi kayaknya gue pribadi sih bakalan ngerasa terintimidasi kalo baca buku di ruangan itu (apalagi diliatin sama patung2 yg diatas)bawaannya pgn cepet pulang aja.apa karena skalanya ya?kayaknya malah lebih nyaman di ruangan belakangnya tuh (yg ada jejeran rak buku)
yoi, nit. seru bgt tu buku banyak bgt berjejer2. tp bacaan berat2 semua kayaknya tu :D
untung cuman ruang baca ya..bukan kamar tidur. bisa2 gw gak bisa tidur krn sibuk mengagumi keindahan ornamen2nya hehe
bobo ama patung2, nis? trs lampunya diredupin.. hiiii....
Posting Komentar