Tampilkan postingan dengan label desain baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain baru. Tampilkan semua postingan
, , ,

GELOMBANG BARU DALAM DESAIN TOILET

Toilet umum bukan sekadar sebuah ruang “belakang” yang aspek desainnya bisa kita abaikan begitu saja. Karena nyatanya, tak sedikit orang memanfaatkan toilet sebagai ruang “pelarian”, karena itulah mungkin toilet sering dituliskan dengan sebutan Restroom-ruang istirahat. Tentu istirahat bukan dalam arti tidur, tapi istirahat dari situasi yang membuat kita tidak rileks. Misalnya, dalam situasi kantor yang menegangkan, kita butuh ruang privat untuk sejenak menenangkan diri. Ke toiletlah kita pergi. Atau dalam situasi pertemuan membosankan di sebuah restoran. Ke toiletlah kita berlabuh. Jadi, tak melulu “urusan belakang” yang ditampung oleh ruang servis ini. Tapi juga urusan mempercantik diri, urusan menenangkan diri, bahkan urusan bergosip seperti dalam sitkom Sex And the City dan Ally McBeal. Karena itulah, toilet bisa menjadi tantangan tersendiri saat mendesainnya agar dapat mengakomodasi segala urusan-urusan di atas.

Desain sebuah toilet bisa menjadi sangat menarik jika si penciptanya memiliki daya kreasi tinggi yang integral dengan kemampuan strukturalnya. Hal yang paling dasar adalah bagaimana menciptakan toilet itu menarik, bersih,dan mudah perawatan. Sebuah toilet di Pacific Place Hong Kong bisa jadi referensi desain yang cocok. Bentuk denahnya yang melengkung menjadi satu tantangan khusus bagi sang desainer Thomas Heatherwick. Seorang arsitek Inggris yang super kreatif itu-menurut The Times newspaper-mendapatkan amanah untuk memotori rencana kontemporerisasi mal tersebut, dan toilet inilah salah satu hasilnya.

Denah ruang servis ini berbentuk tapal kuda. Bentuk U dibelah 2 menjadi toilet wanita dan pria. Pada salah satu ujung yang menghadap ke lorong menuju mal, terdapat ruang berbentuk silinder yang berfungsi sebagai sekat penghalang atau pintu abstrak bagi kedua toilet tersebut. Ruang silinder ini dipakai sebagai nursery room. Yang menarik dari desain toilet ini adalah pada repetisi bentuk lengkung sistematis atau sederhananya- bergelombang.

Konsep desain kontemporer dengan pendekatan organik menciptakan sebuah toilet yang elegan, natural, modern, bersih, dan tak membosankan. Pemilihan material utamanya cukup jeli. Hanya terdiri dari satu jenis kayu, lantai beton dengan penyelesaian waterproofing krem, dan dinding tembok serbaputih. Bentuk gelombang terbuat dari lapisan veneer kayu berurat horisontal dengan susunan rangka-rangka didalamnya yang membentuk lengkungan. Material kayu ini dibuat sedemikian rupa sehingga menerus tanpa terlihat sambungan kayunya. Nyleneh tapi unik. Material kayu dan warna coklatnya menciptakan kesan yang hangat, natural, dan elegan dalam desain toilet ini.

Kita tengok desain bilik-bilik toiletnya. Tak seperti standar desain pintu bilik pada umumnya yang memiliki kemiringan sudut 90 derajat terhadap dinding, pintu toilet ini memiliki sudut yang tajam mengarah ke dalam bilik. Engselnya bukan sembarangan engsel. Tak terlihat! Karena memang menyatu dengan bagian dinding dan pintunya. Bagian dinding dan pintunya menerus tanpa celah patahan (yang biasanya akan dipasang engsel fabrikasi). Engsel pintu begitu mekanis, elastis, layaknya lengan kita. Saat pintu kita buka kemudian melepaskannya, daun pintu akan segera menutup otomatis dikarenakan sudut lengkung itu. Bagian pintu dibuat sebersih mungkin, dalam artian tanpa aksen atau peranti lain yang ikut meramaikan permukaan pintu. Lalu bagaimana dengan pegangan pintunya? Sebuah kotak aluminium dibuat dengan sedikit celah pada bagian yang melekat pada bibir pintu. Celah selebar 2cm inilah yang digunakan untuk mengungkit pintu saat akan membukanya.

Di dalam bilik, kloset duduk dipilih yang bentuknya tanpa bagian penyangga bawah tetapi disangga pada bagian belakangnya. Serupa cantilever. Dibuat melayang seperti ini sehingga mudah perawatan. Sekaligus dari segi keindahan, efek cahayanya menjadi lebih sempurna. Perlengkapan toilet lainnya seperti tempat sampah dan tisu gulung dirancang serba tersembunyi.
Pada toilet pria, tersedia perangkat urinoir yang masing-masing sekatnya didesain melengkung. Area wastafel juga didesain dengan konsep yang sama. Wastafel, cermin, dan kotak tissue ditempatkan di celah antara 2 bentuk lengkung.

Hal lain yang cukup menarik adalah permainan cahaya. Lampu berbias putih ini ditempatkan tersembunyi di bagian belakang dari setiap bentuk lengkung dan dinding kayunya. Baik dinding wastafel, sekat urinoir, maupun pintu bilik memang sudah didesain melayang, kurang lebih 10 cm di atas permukaan lantai. Namun efek hidden light lebih menonjolkan karakter bentuk gelombangnya dan membuat kesan melayang lebih dramatis.



Bagi para pengguna toilet, desain toilet yang tak lumrah seperti ini akan merangsang otak untuk berfikir berbeda. Posistifnya, dorongan seperti ini akan membantu menstimulasi otak. Konon jika kedaaan ini sering dilakukan, niscaya akan mencegah penuaan dini pada otak. Semua yang serba monoton dan mudah ditebak tak akan merangsang syaraf-syaraf otak kita. Bayangkan betapa terbantunya otak kita jika banyak desain-desain baru dan inovatif seperti itu bermunculan di sekitar kita. (anis)





, ,

memasak dengan nikmat

....dapur adalah salah satu bagian di dalam rumah yang saya sukai....

maka ketika menemukan berita tentang desain dapur termutakhir, saya langsung buru-buru menandai situs-situs web yang berkenaan dengan berita tersebut. siapa tahu di lain waktu saya membutuhkannya. ada banyak model dapur, tapi di sini saya hanya akan membahas 3 yang saya sukai.



1. Acropolis, the circular kitchen
(by Snaidero)

Desain dapur ini mungkin mendekati impian saya yang suka memasak (walau belum tentu enak:D), bentuknya melingkar (sehingga kitchen setnya memutari badan saya). dalam bayangan saya, ini membuatnya terlihat begitu fungsional. barangkali setiap gerakan saya akan efektif dalam dapur ini. Snaidero memiliki beberapa seri desain circular yang bisa disesuaikan dengan berbagai bentuk-bentuk ruang. dapur memutar ini juga dilengkapi dengan sebuah komputer, lumayanlah untuk browsing resep atau menonton demo memasak di you tube :D



2. The Z kitchen
(by Zaha Hadid)

Kalau yang satu ini saya sukai sebab dapur ini telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat futuristik. Karena masak-memasak tak bisa lepas dari produk berteknologi, dapur ini bisa dibilang ideal. atau bagi sebagian orang justru berlebihan. apakah memang perlu memasak dengan ditemani oleh multimedia entertaining system (berupa flat screen dan mac mini)? tapi saya rasa itu tidak ada salahnya. "kehebatan" lainnya adalah fasilitas heating membrane, scent dispenser, control panel touch screen, dan lain-lain yang lama-lama saya tak paham lagi gunanya untuk apa.



3. Sheer bubble
(by Sheer Italy)

Saya langsung menyukai desain ini karena ukurannya yang super-mini, konon diameternya cuma 148 cm. dan pastinya memiliki desain yang sangat kompak. berwujud satu unit yang (katanya) fleksibel untuk diletakkan pada ruang yang tidak luas (sempat ragu juga dengan desain yang membulat seperti itu). tapi setelah melihat gambarnya, cukup masuk akal karena ibaratnya unit dapur ini seperti furnitur yang bisa "disimpan". ketika akan digunakan, unit bisa "dibongkar" menjadi seperti meja kerja lalu bila sudah selesai langsung bisa ditutup sehingga tampak rapi. hmm ada kulkas dan ovennya juga lho..

dapur memang sudah berevolusi menjadi gadget berfitur canggih, tapi seperti halnya karakter gadget, makin canggih biasanya harganya makin muahall.....:D